berbagi saja

Rasa Hati

Semalam, waktu selesai makan malam, kuperhatikan lalu-lalang kendaraan di depanku. Jarum jam d arloji menunjukkan pukul 10 lewat, namun kondisi jalan masih terlihat ramai. Entah kesibukan apa yang membuat mereka masih harus menyusuri jalanan sampai selarut ini. Tidakkah mereka ingin menutup hari dengan beristirahat tenang di peraduan saat itu?

Akan ada A-Z jawaban untuk pertanyaan seperti itu, biarlah itu jadi rahasia mereka, aku terlalu jenuh untuk menebak kemungkinan-kemungkinanya. Lalu aku sendiri? Ah, rasa laparlah yang menuntunku sampai di jalan ini kawan, sebuah perempatan di sudut kota Jogja. Sendiri. Akan sangat menyenangkan kalau ditemani oleh seseorang yang spesial.

Tiba-tiba aku teringat dia yang tinggal di bagian barat pulau ini. Sms terakhir darinya terasa sekali mewakili rasa di hatinya. Untuk kesekian kali aku membuatnya kecewa. Tak ada alasan yang bisa kuucap, karena memang aku salah. Hanya kata maaf yang keluar dari mulut dan hatiku.

Maafkan aku…

Iklan

2 responses

  1. Ara mu

    iya,,, ku maafkan… 🙂

    22 Mei 2009 pukul 12:30 pm

  2. freezwords

    makasih 😀

    22 Mei 2009 pukul 3:12 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s