Apa bedanya?

Tentu saja beda, Barca vs MU artinya Barca jadi tim tuan rumah, sedangkan MU bertindak sebagai tim tamu. Tidak dalam arti yang sebenarnya, karena pertandingan final liga champion tidak dilaksanakan di kandang kedua tim itu, melainkan di stadion Olimpico Roma.

Lalu kenapa Barca disebut tim tuan rumah? Ini berkaitan dengan hak untuk tim tuan rumah untuk menentukan lebih dulu seragam yang akan dipakai nanti. Dan pada tanggal 27 besok Barca sudah menentukan akan menggunakan kaos kebesarannya yaitu merah biru. MU sendiri akan menggunakan seragam putih, karena kaos utama dan kaos kedua sama dengan seragam Barca, merah dan biru.

Ada kepercayaan menarik seputar seragam yang dipakai tim sepakbola, terutama di laga penting, final liga champion misalnya. Sebagin dari mereka percaya kalau seragam tertentu yang dipakai akan memberikan tuah keberuntungan buat tim yang memakainya.

Tentu saja hal itu jadi bumbu buat laga final liga champion nanti. Satu hal yang pasti, yang akan jadi jawaranya hanya boleh satu tim, dan saya dengan sepenuh hati mendukung MU, tim sepakbola terbaik sepanjang masa :-D .

Kalau Sampeyan?

Lets Smile

21 Mei 2009

Suatu hari Joko pergi ke kota naik angkot. Karena belum pernah naik angkot, begitu turun dari angkot dia bayar Rp 100.

Sopir : wah klo cuma segini namanya penghinaan

Joko : emang biasanya berapa bang?

Sopir : Rp 500

Joko : klo saya bayar Rp 500 berarti saya menghina abang 5 kali donk!

- denger di Indonesia Siesta, Delta FM, dibacain ma Gilang Pambudi. Have a nice day, have a nice smile :-) -

Rasa Hati

20 Mei 2009

Semalam, waktu selesai makan malam, kuperhatikan lalu-lalang kendaraan di depanku. Jarum jam d arloji menunjukkan pukul 10 lewat, namun kondisi jalan masih terlihat ramai. Entah kesibukan apa yang membuat mereka masih harus menyusuri jalanan sampai selarut ini. Tidakkah mereka ingin menutup hari dengan beristirahat tenang di peraduan saat itu?

Akan ada A-Z jawaban untuk pertanyaan seperti itu, biarlah itu jadi rahasia mereka, aku terlalu jenuh untuk menebak kemungkinan-kemungkinanya. Lalu aku sendiri? Ah, rasa laparlah yang menuntunku sampai di jalan ini kawan, sebuah perempatan di sudut kota Jogja. Sendiri. Akan sangat menyenangkan kalau ditemani oleh seseorang yang spesial.

Tiba-tiba aku teringat dia yang tinggal di bagian barat pulau ini. Sms terakhir darinya terasa sekali mewakili rasa di hatinya. Untuk kesekian kali aku membuatnya kecewa. Tak ada alasan yang bisa kuucap, karena memang aku salah. Hanya kata maaf yang keluar dari mulut dan hatiku.

Maafkan aku…